Cara Budidaya Jamur Tiram dan Analisa Usaha

Memetik Laba dari Usaha Budi Daya Jamur Tiram yang saat ini berkembang pesat di Kabupaten Lebak Banten. Dan secara otomatis dapat mendongkrak ekonomi warga sekitar, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan baru. Produksi jamur tiram Kabupaten Lebak sekarang ini telah memasok ke Serang, Pandeglang dan Tangerang. Kehidupan ekonomi pelaku bisnis yang mengembangkan budi daya jamur ini cukup bagus karena setiap hari bisa mendapatkan analisa keuntungan kisaran 300ribu hingga 400ribu.

Toto adalah salah satu pembudidaya jamur tiram mengaku produksi jamur tiram binaan mempunyai keunggulan tersendiri, selain rasanya enak juga beraroma. Dan pemasaranya begitu mudah serta pangsa pasar siap menamapung hasil budi daya jamur itu. Saat ini, pembudi daya jamur tiram binaanya mencapai 30 kelompok tersebar di sejumlah desa. Dari 30 kelompok usaha budi daya itu diperkirakan menyerap tenaga kerja sebanyak 111 orang, dengan keuntungan Rp30.000.000.

Produksi jamur tiram tersebut dipasok ke sejumlah pasar di Kabupaten Lebak. Bahkan, toto merasa kewalahan karena banyak permintaan dari luar daerah. Dia saat ini hanya mampu memenuhi pasar lokal saja.

Cara dan Tahapan Budidaya Jamur Tiram

Sebelum dilakukan penanaman bibit kedalam media tanam, perlu dilakukan persiapan-persiapan diantaranya
  1. Menyiapkan bahan dan alat yang digunakan.
  2. Mencampur serbuk kayu dengan bahan-bahan lain seperti bekatul, tepung jagung dan kapur sampai merata ( homogen ) kemudian diayak.
  3. Menambah air hingga kandungan air dalam media menjadi kisaran 65 persen lalu tentukan pH-nya dengan kertas lakmus. Tandanya bahwa campuran sudah tepat yaitu saat campuran itu digenggam maka dapat mengepal tapi tidak mengeluarkan air, maka campuran sudah bagus.
  4. Memasukkan media tanam kedalam kantung plastik polypropilene dan memadatkannya lalu bagian atas kantung plastik diberi cincin paralon kemudian dilubangi 1/3 bagian dengan kayu dan ditutup dengan kertas lilin serta diikat dengan karet pentil.
  5. Melakukan sterilisasi pada suhu 120 ‘C selama 7 – 8 jam.
  6. Mendinginkan media tanam selama 8 hingga 12 jam dalam ruangan inokulasi. Pada rentang waktu itu langsung dimasukkan bibit ke dalam bag log.

0 komentar:

Poskan Komentar