Tampilkan postingan dengan label Agama Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama Islam. Tampilkan semua postingan

Bacaan Adzan dan Iqomat

ADZAN
Allahu Akbar Allahu Akbar. (2X)
Asyhadu alla illahaillallah. (2X)
Asyhadu anna Muhammadar rasulullah. (2X)
Haiyaalas solah (2X)
Haiyaalal falah. (2X)
Allahu Akbar Allahu Akbar.
La ilahaillallah.

Artinya :
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Aku menyaksikan bahawa Tiada Tuhan melainkan Allah.
Aku menyaksikan bahawa Muhammad itu pesuruh Allah.
Marilah Sembahyang.
Marilah kepada kejayaan.
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Tiada Tuhan melainkan Allah.
Tambahkan “Assolaatu khairun minan naum” (2X) artinya “Sembahyang itu lebih baik dari Tidur” pada Azan Subuh setelah “Haiyaalal falah” (2X)

Sunnah Di Waktu Menyeru Adzan (Muadzin)
  1. Berwudhu’
  2. Menghadap ke arah Kiblat
  3. Berdiri sewaktu menyeru Adzan atau Qamat
  4. Dilakukan di tempat yang tinggi.
  5. Muadzin hendaklah menyaring dan mengeluarkan suaranya.
  6. Mengulang-ulang lafadz syahadatain
  7. Muadzin menutup kedua telinganya dengan jari telunjuk ketika mengucapkan “Haiyaalas solah” sambil memalingkan muka kearah kanan, dan ketika mengucapkan “Haiyaalal falah” berpaling ke arah kiri.

Menjawab seruan Adzan
Jika kita mendengar seruan Adzan, hendaklah kita menyahut, mengikut atau menjawab apa yang diucapkan dalam Adzan yang diserukan oleh muadzin dengan perlahan-lahan, cuma pada bacaan :
“Haiyaalas solah” dan “Haiyaalal falah” maka kita ucapkan :
“Laa haulawala quwwata illa billa hil alyyil aadzim”
artinya : “Tiada daya upaya dan kekuatan ku kecuali dengan pertolongan Allah”.

“Assolaatu khairun minan naum” maka kita ucapkan “Syadaqta wa barirta waana mina syaahidiin”
maksudnya “ Benarlah dan mendapat kebaikanlah engkau dan aku adalah daripada yang menyaksikan”.

IQAMAH :
Qamat disebut juga dengan Iqamah yakni ucapan atau bacaan yang dilakukan ketika akan melakukan sholat.
Allahu Akbar Allahu Akbar.
Asyhadu alla illahaillallah.
Asyhadu anna Muhammadar rasulullah.
Haiyaalas solah Haiyaalal falah.
Qadqamatis solah Qadqamatis solah.
Allahu Akbar Allahu Akbar.
La ilahaillallah.

artinya:

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Aku menyaksikan bahawa Tiada Tuhan melainkan Allah.
Aku menyaksikan bahawa Muhammad itu pesuruh Allah.
Marilah Sembahyang.
Marilah kepada kejayaan.
Sesungguhnya sudah hampir mengerjakan sembahyang.
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Tiada Tuhan melainkan Allah.

Menjawab bacaan Qamat:

Jika berjamaah, maka yang membacakan Qamat itu cuma seorang saja contohnya muadzin, tidak perlu lagi kita Qamat. Bagaimanapun untuk beroleh pahala hendaklah kita menyahut, mengikut atau menjawab apa yang diucapkan dalam Qamat yang dibacakan oleh muadzin dengan perlahan-lahan, cuma pada bacaan :
“Haiyaalas solah Haiyaalal falah” maka kita ucapkan
“Laa haulawala quwwata illa billa hil alyyil aadzim” artinya
“Tiada daya upaya dan kekuatan ku kecuali dengan pertolongan Allah”.

“Qadqamatis solah Qadqamatis solah” maka kita ucapkan
“Aqaamahallahu wa adaamahaa” artinya
“Semoga Allah menjadikan Solat ini berdiri terus dan kekal”
Selepas adzan dan iqamah, kita disunatkan membaca sholawat atas Rasul dan sahabat.


DO’A SELEPAS AZAN DAN IQAMAH
Allahumma rabba hazihid da’ watittamah. Wassolatil qaimah. Ati saiyidana Muhammadanil wasilata wal fadhilah. Wassyarafa waddarajatal ‘aliatar rafi’ah. Wab’athhul maqamal mahmudal lazi wa’adtah. Innaka laatukhliful mi’ad. Rabbighfirli waliwalidaiya (3X). Warhamhuma kama rabbayani saghira. Wasollallahu ‘ala saiyidini Muhammadiw wa’alihi wasahbihi wassallam.
Artinya:
Ya Allah, Wahai Tuhan yang telah mensyariatkan seruan adzan dan sembahyang yang akan didirikan. Kurniakanlah kedudukan yang tinggi dan terpuji yang engkau telah janjikan kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan kehormatan, sesungguhnya Engkau tidak memungkiri janji. Ya Allah ampunilah aku serta ibubapaku dan kurniakanlah rahmat kepada keduanya sebagaimana kedua mereka memelirara akan daku. Dan selamat sejahtera atas junjungan kami Muhammad dan keluarganya dan sahabat-sahabat baginda.

Bacaan Sholat Fardhu

Bacaan Sholat Fardhu - Buat untuk rekan2 yang ingin memperdalam Sholat Fardhu dengan meyakini dimana Sholat merupakan sebuah Media (ritual) berkomunikasi antara Mahluk dengan Sang Pencipta Allah Swt. dan dikhususkan juga bagi rekan2 yang mualaf.

Sehingga Sholat terdeskripsi tidak hanya dengan menbunyikan Surah atau pun Doa, akan tetapi dengan mengerti, meyakini, berkomunikasi memohon penuh dengan kekhusyukan kepada Tuhan YME

Semoga posting ini dapat mengantarkan kita semua ke dalam Ridho Allah Swt. dan lebih serta kurangnya saya mohonkan bimbingan bantuan dari saudara2 sekalian terimakasih. 

DOA IFTITAH 

ALLAAHU AKBARU KABIIRAA WAL HAMDU LILLAAHI KATSIIRAA WASUBHAANALLAAHI BUKRATAW WAASHIILAA.
"Allah Maha Besar, Maha Sempurna Kebesaran-Nya. Segala Puji Bagi Allah, Pujian Yang Sebanyak-Banyaknya. Dan Maha Suci Allah Sepanjang Pagi Dan Petang."

INNII WAJJAHTU WAJHIYA LILLADZII FATHARAS SAMAAWAATI WAL ARDHA HANIIFAM MUSLIMAW WAMAA ANA MINAL MUSYRIKIIN.
"Kuhadapkan Wajahku Kepada Zat Yang Telah Menciptakan Langit Dan Bumi Dengan Penuh Ketulusan Dan Kepasrahan Dan Aku Bukanlah Termasuk Orang-Orang Yang Musyrik."

INNA SHALAATII WANUSUKII WAMAHYAAYA WAMAMAATII LILLAAHIRABBIL ‘AALAMIIN.
"Sesungguhnya Sahalatku, Ibadahku, Hidupku Dan Matiku Semuanya Untuk Allah, Penguasa Alam Semesta."

LAA SYARIIKA LAHUU WA BIDZAALIKA UMIRTU WA ANA MINAL MUSLIMIIN.
"Tidak Ada Sekutu Bagi-Nya Dan Dengan Demikianlah Aku Diperintahkan Dan Aku Termasuk Orang-Orang Islam."

AL-FATIHAH

BISMILLAAHIR RAHMAANIR RAHIIM.
"Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang."

AL HAMDU LILLAAHI RABBIL ‘AALAMIIN.
"Segala Puji Bagi Allah, Tuhan Semesta Alam."

ARRAHMAANIR RAHIIM.
"Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang."

MAALIKIYAUMIDDIIN.
"Penguasa Hari Pembalasan."

IYYAAKA NA’BUDU WAIYYAAKA NASTA’IINU.
"Hanya Kepada-Mu lah Aku Menyembah Dan Hanya Kepada-Mu lah Aku Memohon Pertolongan."

IHDINASH SHIRAATHAL MUSTAQIIM.
"Tunjukilah Kami Jalan Yang Lurus."

SHIRAATHAL LADZIINA AN’AMTA ‘ALAIHIM GHAIRIL MAGHDHUUBI ‘ALAIHIM WALADHDHAALLIIN. AAMIIN.
"Yaitu Jalannya Orang-Orang Yang Telah Kau Berikan Nikmat, Bukan Jalannya Orang-Orang Yang Kau Murkai Dan Bukan Pula Jalannya Orang-Orang Yang Sesat."

R U K U’

SUBHAANA RABBIYAL ‘ADZIIMI WA BIHAMDIH. – 3 x
"Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung Dan Dengan Memuji-Nya."

I’TIDAL

SAMI’ALLAAHU LIMAN HAMIDAH.
"Semoga Allah Mendengar ( Menerima ) Pujian Orang Yang Memuji-Nya ( Dan Membalasnya )."

RABBANAA LAKAL HAMDU MIL’US SAMAAWATI WA MIL ‘ULARDHI WA MIL ‘UMAASYI’TA MIN SYAI’IN BA’DU.
"Wahai Tuhan Kami ! Hanya Untuk-Mu lah Segala Puji, Sepenuh Langit Dan Bumi Dan Sepenuh Barang Yang Kau Kehendaki Sesudahnya.

SUJUD

SUBHAANA RABBIYAL A‘LAA WA BIHAMDIH. – 3 x
"Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi Dan Dengan Memuji-Nya."

DUDUK DIANTARA DUA SUJUD

RABBIGHFIRLII WARHAMNII WAJBURNII WARFA’NII WARZUQNII WAHDINII WA’AAFINII WA’FU ‘ANNII.
"Ya Tuhanku ! Ampunilah Aku, Kasihanilah Aku, Cukupkanlah ( Kekurangan )-Ku, Angkatlah ( Derajat )-Ku, Berilah Aku Rezki, Berilah Aku Petunjuk, Berilah Aku Kesehatan Dan Maafkanlah ( Kesalahan )-Ku."

TASYAHUD AWAL

ATTAHIYYAATUL MUBAARAKAATUSH SHALAWATUTH THAYYIBAATU LILLAAH.
"Segala Kehormatan, Keberkahan, Rahmat Dan Kebaikan Adalah Milik Allah."

ASSALAAMU ‘ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WARAHMATULLAAHI WABARAKAATUH.
"Semoga Keselamatan, Rahmat Allah Dan Berkah-Nya ( Tetap Tercurahkan ) Atas Mu, Wahai Nabi."

ASSALAAMU ‘ALAINAA WA ‘ALAA ‘IBADADILLAAHISH SHAALIHIIN.
"Semoga Keselamatan ( Tetap Terlimpahkan ) Atas Kami Dan Atas Hamba-Hamba Allah Yang Saleh."

ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH. WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH.
"Aku Bersaksi Bahwa Tidak Ada Tuhan Selain Allah. Dan Aku Bersaksi Bahwa Muhammad Adalah Utusan Allah."

ALLAAHUMMA SHALLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD.
"Wahai Allah ! Limpahkanlah Rahmat Kepada Penghulu Kami, Nabi Muhammad !."

TASYAHUD AKHIR

ATTAHIYYAATUL MUBAARAKAATUSH SHALAWATUTH THAYYIBAATU LILLAAH.
"Segala Kehormatan, Keberkahan, Rahmat Dan Kebaikan Adalah Milik Allah."

ASSALAAMU ‘ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WARAHMATULLAAHI WABARAKAATUH.
"Semoga Keselamatan, Rahmat Allah Dan Berkah-Nya ( Tetap Tercurahkan ) Atas Mu, Wahai Nabi."

ASSALAAMU ‘ALAINAA WA ‘ALAA ‘IBADADILLAAHISH SHAALIHIIN.
"Semoga Keselamatan ( Tetap Terlimpahkan ) Atas Kami Dan Atas Hamba-Hamba Allah Yang Saleh."

ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH. WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH.
"Aku Bersaksi Bahwa Tidak Ada Tuhan Selain Allah. Dan Aku Bersaksi Bahwa Muhammad Adalah Utusan Allah."

ALLAAHUMMA SHALLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD ( tasyahud awal ) WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD.
"Wahai Allah ! Limpahkanlah Rahmat Kepada Penghulu Kami, Nabi Muhammad Dan Kepada Keluarga Penghulu Kami Nabi Muhammad."

KAMAA SHALLAITAA ‘ALAA SAYYIDINAA IBRAAHIIM WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA IBRAAHIIM.
"Sebagaimana Telah Engkau Limpahkan Rahmat Kepada Penghulu Kami, Nabi Ibrahim Dan Kepada Keluarganya."

WA BAARIK ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD.
"Dan Limpahkanlah Berkah Kepada Penghulu Kami, Nabi Muhammad Dan Kepada Keluarganya."

KAMAA BAARAKTA ‘ALAA SAYYIDINAA IBRAAHIIM WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA IBRAAHIIM.
"Sebagaimana Telah Engkau Limpahkan Berkah Kepada Penghulu Kami, Nabi Ibrahim Dan Kepada Keluarganya."

FIL ‘AALAMIINA INNAKA HAMIIDUMMAJIID. YAA MUQALLIBAL QULUUB. TSABBIT QALBII ‘ALAA DIINIK.
"Sungguh Di Alam Semesta Ini, Engkau Maha Terpuji Lagi Maha Mulia. Wahai Zat Yang Menggerakkan Hati. Tetapkanlah Hatiku Pada Agama-Mu."

Kisah Nabi Musa Dan Kezaliman Raja Fir'aun

Kisah Nabi Musa Dan Kezaliman Raja Fir'aun - Nabi Musa A.S. adalah seorang bayi yang dilahirkan dikalangan Bani Israil yang pada ketika itu dikuasai oleh Raja Firaun yang bersikap kejam dan zalim. Nabi Musa bin Imron bin Qahat bin Lawi bin Yaqub adalah beribukan Yukabad.Setelah meningkat dewasa Nabi Musa telah beristerikan dengan puteri Nabi Syuaib yaitu Shafura.

Gerbang Lod: “Inilah Tempat Penaklukan Dajjal”

“Sesungguhnya Isa Bin Maryam Akan Membunuh Dajjal Di Bab Lud (Gerbang Lod).” (Hr Ahmad, Turmudzi, Dan Nu’Aim Bin Hamad).

Pada akhir zaman nanti akan turun Dajjal ke muka bumi ini. Rasulullah SAW bersabda, “Ketika sedang tidur, aku bermimpi melakukan tawaf di Ka’bah. Lalu, ada seorang berambut lebat yang meneteskan air dari kepalanya, lalu aku tanyakan siapakah ini? Mereka menjawab, ‘Ibnu Maryam AS’.”

Imam Mahdi dan Tanda-tanda Kedatangannya

Imam Mahdi dan Tanda-tanda Kedatangannya - Imam Mahdī (Arab الإمام المهدي, Muhammad al-Mahdī, Mehdi; "Seseorang yang memandu") adalah seorang muslim berusia muda yang akan dipilih oleh Allah untuk menghancurkan semua kezaliman dan menegakkan keadilan di muka bumi sebelum datangnya hari kiamat.

Makanan Penahan Lapar Saat Puasa

Makanan Penahan Lapar Saat Puasa - Alhamdulillah hari ini kita masih diberikan kesempatan untuk menjalankan ibadah puasa, bagaimana puasa kali ini semoga kondisi tubuh anda tetap sehat dan kuat. Untuk menjaga kesehatan tubuh selama bulan ramadhan, kita harus memberikan asupan makanan sahur yang sehat dan bernutrisi. Beberapa makanan Juga dipercaya sebagai makanan anti lapar karena terdapat macam nutrisi serta vitamin yang dipercaya untuk penunda lapar.

Nah Beberapa makanan di berikut merupakan makanan sahur yang baik dikonsumsi oleh anda selama bulan puasa:

Mendengarkan Adzan

Dari Jabir bin Abdullah bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Barang siapa mendengar pangilan adzan lalu ia berdoa, ‘Ya Allah Tuhan panggilan yang sempurna (panggilan tauhid) dan shalat yang didirikan, berilah kepada Muhammad kemuliaan dan keutamaan dan berilah untuknya tempat yang terpuji sebagaimana yang Engkau janjikan kepadanya.’ Akan mendapatkan syafaatku kelak dihari kiamat.” (HR Bukhari)

7 Golongan Yang Allah Naungi di Hari Kiamat

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:
سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ رَبِّهِ وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ وَرَجُلٌ طَلَبَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ أَخْفَى حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينُهُ وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَا

“Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya:
1. Pemimpin yang adil.
2. Pemuda yang tumbuh di atas kebiasaan ‘ibadah kepada Rabbnya.
3. Lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid.
4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah, sehingga mereka tidak bertemu dan tidak juga berpisah kecuali karena Allah.
5. Lelaki yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik lalu dia berkata, ‘Aku takut kepada Allah’.
6. Orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi, hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.
7. Orang yang berdzikir kepada Allah dalam keadaan sendiri hingga kedua matanya basah karena menangis.”
(HR. Al-Bukhari no. 620 dan Muslim no. 1712)

Manfaat Membaca Al Quran

BENARKAN Anda layak disebut seorang Muslim? Jawabannya gampang saja. Berapa lama Anda meluangkan waktu dalam sehari untuk baca dan memahami isi kandungan al-Quran?

Coba bandingkan, berapa cepat Anda membaca koran dan al-Quran setiap hari? jawabannya, banyak kaum Muslim, lebih cepat membaca koran dibanding kitab suci pegangan mereka sendiri.

Padahal, membaca al-Qur’an merupakan ibadah yang paling utama dan dicintai Allah. Dalam hal ini para ulama sepakat, bahwa hukum membaca al-Qur’an adalah wajib ‘ain.

Kisah Nabi Adam A.s.

Setelah Allah s.w.t. menciptakan bumi dgn gunung-gunungnyalaut-lautannya dan tumbuh-tumbuhannyamenciptakan langit dgn mataharinyabulan dan bintang-bintangnya yg bergemerlapan menciptakan malaikat-malaikatnya ialah sejenis makhluk halus yangdiciptakan utk beribadah menjadi perantara antara Zat Yang Maha Kuasa dgn hamba-hamba terutama para rasul dan nabinya maka tibalah kehendak Allah s.w.t.

utk menciptakan sejenis makhluk lain yg akan menghuni dan mengisi bumi memeliharanya meni’mati tumbuh-tumbuhannyamengelola kekayaan yg terpendam di dalamnya dan berkembang biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa yg telah ditakdirkan baginya.Kekhuatiran Para Malaikat.

Definisi atau Pengertian Agama Islam

Agama Islam adalah agama yang sesuai dengan fitrah manusia, baik dalam hal ‘aqidah, syari’at, ibadah, muamalah dan lainnya. Allah Allah Azza wa Jalla menyuruh manusia untuk menghadap dan masuk ke agama fitrah. Allah Allah Azza wa Jalla berfirman. ““Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam); (sesuai) fitrah Allah yang Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidaklah seorang bayi dilahirkan kecuali dalam keadaan fitrah, maka kedua orang tuanyalah yang men-jadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi”. Tidak mungkin, Allah Allah Azza wa Jalla yang telah menciptakan manusia, kemudian Allah Allah Azza wa Jalla memberikan beban kepada hamba-hamba-Nya apa yang mereka tidak sanggup lakukan.

Definisi Iman

Iman secara etimologi bermakna pembenaran yang bersifat khusus, sebagaimana dalam firman Allah Ta’ala, “Dan tidaklah engkau akan beriman (membenarkan) kami walaupun kami adalah orang-orang yang jujur.” (QS. Yusuf: 17).

Ucapan kami ‘yang bersifat khusus’ maknanya adalah pembenaran yang sempurna dengan hati, yang melazimkan lahirnya amalan-amalan hati dan anggota tubuh. Hal ini disebutkan oleh Asy-Syaikh Ibnu Al-Utsaimin dalam Syarh Al-Arbaun dan Asy-Syaikh Abdul Aziz Ar-Rajihi dalam Syarh Ath-Thahawiah.

Penjelasan Rukun Islam

Makna dan Hakikat Rukun Islam - Islam dibangun di atas lima dasar, yaitu Rukun Islam. Ibarat sebuah rumah, Rukun Islam merupakan tiang-tiang atau penyangga bangunan keislaman seseorang. Di dalamnya tercakup hukum-hukum Islam yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia. “Sesungguhnya Islam itu dibangun atas lima perkara: bersaksi sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji ke Baitullah dan puasa di buIan Ramadhan” (HR. Bukhari Muslim). Bagi siapa saja yang telah mengerjakan Rukun Islam yang lima, belum berarti bahwa ia telah total masuk ke dalam Islam. Ia baru membangun landasan bagi amal-amalnya yang lain.

Penjelasan Rukun Iman

Ada berapa rukun Iman? Tentu kalian semua akan serentak menjawab ada enam karena saya yakin kalian semua sudah pernah mendapat pelajaran ini pada mata pelajaran Agama di SD dulu. Sekarang coba sebutkan apa saja! Iman kepada Alloh, Iman kepada Malaikat, Iman kepada Kitab, Iman kepada Rosul, Iman kepada Hari Akhir, dan terakhir iman kepada Qadha dan Qadhar(ketentuan baik buruk dari Alloh). Nah bisa ga jelasin satu – satu? Hayoo, pasti dah lupa?

10 Orang Sahabat Rasul Yang Dijamin Masuk Surga

“Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang petama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridho kepada mereka dengan mereka dan mereka ridho kepada Allah. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung.” (Qs At-Taubah : 100)

Berikut ini 10 orang sahabat Rasul yang dijamin masuk surga (Asratul Kiraam).

Terjadinya Hari Kiamat Menurut Islam

Beriman kepada hari kiamat merupakan unsur pokok keimanan dalam Islam. Tanpa beriman kepada hari kiamat, iman seseorang tidak akan diterima. Sebagaimana tidak diterima apabila tidak beriman kepada Allah, malaikat-malaikat Allah, kitab-kitabNya, rasul-rasulNya, dan qadha qadar dariNya.Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman: “…Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikatNya, kitab-kitabNya, rasul-rasulNya, dan hari kemudian (kiamat), maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.”(An-Nisaa’:136).

Sekilas Tentang Keberadaan Surga dan Neraka

Surga dan neraka adalah dua makhluk Alloh Ta’ala. Sebagai seorang muslim kita harus mengimaninya. Kita yakin bahwasanya surga dan neraka itu ada dan tidak akan pernah binasa. Setiap insan yang beriman tentu ingin menikmati keindahan surga dan takut terjerumus dalam siksa neraka. Oleh sebab itulah sudah seyogyanya kita kenali lebih dekat apa itu surga dan neraka dan bagaimanakah cara agar kita bisa masuk ke dalam surga dan terhindar dari siksa neraka.