Kue Cokelat Cornflake

Kue Cokelat Cornflake - Bingung meyiapkan camilan bergizi bagi keluarga ? Cobain deh yang satu ini, pasti semuanya ketagihan -_^
Sumber : Majalah Femina
Kategori Masakan : Kue
Bahan-Bahan Kue Cokelat Cornflake:
- 150 gram mentega tawar
- 60 gram (brown sugar) (*)
- 1 butir telur ayam
- 1/4 sendok teh vanii bubuk
- 125 gram tepung terigu
- 2 sendok makan cokelat bubuk
- 75 gram corn flake (keping jagung)(**)
Bahan Hiasan:
- 100 gram cokelat masak pekat, lelehkan
- 2 sendok makan kelapa parut kering, siap pakai
Cara Mengolah Kue Cokelat Cornflake:
- Siapkan loyang datar ukuran 30 x 30 x 3 cm, olesi dengan mentega hingga rata. Sisihkan.
- Kocok mentega dan brown sugar hingga lembut.
- Masukkan telur dan vanili sambil kocok terus hingga rata.
- Tambahkan tepung terigu dan cokelat bubuk, aduk rata.
- Masukkan keping jagung, aduk cepat.
- Cetak kue dengan bantuan 2 sendok teh. Susun di atas loyang.
- Panggang dalam oven panas suhu 160° C selama 20 menit hingga matang. Angkat, biarkan dingin.
Hiasan:
- Olesi permukaan atas kue dengan cokelat leleh hingga rata.
- taburi dengan kelapa kering. Biarkan kering.
Tips:
Untuk penyimpanan sebaiknya simpan dalam stoples yang kedap udara.
(*)Brown Sugar: Sejenis gula pasir yang butirannya berwarna coklat.
(**)Corn Flake adalah biji jagung yang dipipihkan dan dipanggang.
BalasHapusZero Trust ist ein Ansatz, der zunehmend an Bedeutung gewinnt, insbesondere im Rahmen des ISO 42001 KI-Managementsystems. Während traditionelle Sicherheitsmodelle oft auf dem Prinzip des Vertrauens basieren, erfordert Zero Trust eine kontinuierliche Überprüfung und Validierung von Identitäten und Zugriffsrechten. Für IT-Fachkräfte stellt sich daher die Frage: Wie kann man in einem solchen Umfeld stets up-to-date bleiben? Eine Möglichkeit ist die Teilnahme an Fortbildungen im Bereich der Cybersecurity, um mit den neuesten Technologien und Best Practices vertraut zu sein. Weitere Informationen dazu finden Sie unter https://csvisor.de/. Die Integration dieser Konzepte hilft nicht nur dabei, potenzielle Risiken zu minimieren, sondern trägt auch zur Schaffung einer robusteren digitalen Infrastruktur bei.